Breeding AK sangkar gantung: Praktis, ekonomis, dan hemat tempat

KICAU BURUNG :Masih ingat dengan Om Iwan Fitriadi atau Iwan Cisadane? Profilnya pernah ditulis di sini, terutama tentang penangkaran lovebird menggunakan sangkar gantung maupun kandang multifungsi. Nah, sangkar gantung juga digunakannya untuk menangkar anis kembang (AK). Selama ini, indukan yang diternak dalam sangkar gantung juga dapat produktif layaknya dipelihara dalam kandang penangkaran biasa. Yuk, kita belajar menangkar anis kembang menggunakan sangkar gantung.



 Menangkar burung anis kembang sebenarnya relatif lebih mudah daripada jenis burung lainnya. Terbukti sudah banyak penangkar anis kembang yang sukses, bahkan hanya dengan menggunakan sangkar gantung. Ini menunjukkan bahwa AK lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Penggunaan sangkar gantung sebagai tempat penangkaran anis kembang jelas bakal menghemat ruangan. Bahkan Anda bisa meletakkan sangkar di dalam rumah, seperti di ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan sebagainya. Sangkar gantung juga mudah dipindah-pindah sesuai dengan keperluan, misalnya untuk dijemur atau dimandikan.



Penangkaran anis kembang model sangkar gantung.
Penangkaran anis kembang model sangkar gantung.
“Yang penting, sangkar aman dari gangguan binatang predator seperti tikus, kucing, dan binatang pengganggu lainnya,” ujar Om Iwan, ketika ditemui omkicau.com di rumahnya, kawasan Grendeng, Tangerang.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Sangkar yang digunakan hanya sangkar bambu biasa, atau sangkar harian model kotak. Ukurannya relatif, misalnya 50 cm x 60 cm x 50 cm, atau lebih besar lagi juga boleh.

Sarang bisa ditempelkan pada salah satu sudut sangkar, dengan posisi sedikit di atas dan dekat dengan tangkringan. Indukan yang dimasukkan ke sangkar model ini tentu harus sudah benar-benar berjodoh, dan sama-sama jinak. Sebab sangkar gantung akan sering dipindah-pindah, baik saat dimandikan, dijemur, maupun saat ingin memantau anakannya.

Sarang diletakkan di sudut sangkar, dekat dengan tangkringan.
Sarang diletakkan di sudut sangkar, dekat dengan tangkringan.
Penempatan sangkar gantung juga harus dijauhkan dari burung sejenis, agar pasangan induk yang sedang dijodogkan atau ketika sedang bertelur dan mengerami tidak terganggu oleh burung sejenis di sebelahnya.

Jika terpaksa, karena ruangan terbatas, bisa juga berada dalam ruangan yang sama. Tetapi bagian samping kiri dan kanan harus diberi penyekat, sehingga pasangan induk yang satu tidak bisa melihat pasangan induk yang lain di sebelahnya.

Keuntungan sangkar gantung

Menurut Om Iwan, banyak keuntungan yang diperoleh breeder ketika menggunakan sangkar gantung. Selain praktis, ekonomis, juga bisa menghemat lahan. Sangkar juga bisa dipindah-pindah seesuai dengan keinginan pemilik.

Dalam pemeliharaan pasangan indukan anis kembang di sangkar gantung, burung bisa dimandikan setiap hari seperti halnya perawatan burung untuk lomba. Demikian juga penjemuran bisa dilakukan setiap saat.

Keuntungan lainnya, pemilik dapat memonitor anakan / piyikan dengan cara melihat langsung dari dekat. “Kondisi anakan lebih mudah terpantau. Kuncinya, induk jantan dan induk betina harus berkarakter jinak dan mudah beradaptasi dengan manusia dan lingkungan sekitarnya,” jelas Om Iwan.

Untuk menu pakan dan extra fooding (EF) sama dengan penangkaran model kandang permanen. “Yang penting, kebutuhan cacing selalu terpenuhi. Sebab kunci kesuksesan penangkaran anis kembang antara lain ketesediaan cacing,” kata Om Iwan.

Menyiapkan calon indukan

Persiapan indukan merupakan faktor utama dalam memulai usaha penangkaran anis kembang. Sebab pemilihan indukan menjadi penentu berhasil atau tidak dalam sebuah usaha penangkaran.

Agar lebih mudah dan cepat, sebaiknya burung jantan yang akan ditangkarkan sudah gacor (biasanya umur 1 tahun atau lebih). Burung yang gacor atau rajin bunyi berarti sudah melampaui umur dewasa kelamin. Akan lebih baik lagi jika calon induk jantan ini memiliki kualitas suara yang baik, irama lagunya bagus, speed rapat, volume maksimal, dan bermental baik.

Sedangkan calon induk betina dipilih yang sudah lenjeh, ditandai sering ngleper atau mengepakkan sayap ketika didekatkan dengan induk jantan. Induk betina yang sudah birahi biasanya berumur 8 bulan atau lebih.


Akan lebih baik lagi jika induk betina benar-benar jinak, khususnya apabila didekati manusia. Sebab induk yang jinak akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan kandang, tidak mudah stres dan ini sangat penting saat dia mengerami telurnya.

Sebelum dijodohkan, usahakan setiap hari burung diberi BirdMature (BMR) selama 7 hari berturut-turut. Penggunaan BMR akan sangat bermanfaat jika pasangan sudah berjodoh, dan induk betina sudah bertelur. Sebab bisa meningkatkan fertilitas, daya tetas, dan anakan yang menetas akan memiliki daya tahan lebih bagus.

Proses penjodohan

Proses penjodohan akan berjalan lebih cepat dan mudah apabila calon induk betina yang digunakan adalah pasangan cas bagi burung jantan ketika hendak dilombakan. Jadi, kalau Anda punya anis kembang yang biasa dilombakan, dan ingin memperoleh keturunan darinya, metode penangkaran menggunakan sangkar gantung bisa dijadikan alternatif.

Dengan menggunakan burung betina yang biasa untuk mengecas, burung jantan lebih mudah dijodohkan di dalam sangkar. Sebab keduanya sudah saling mengenal. Tetapi, bagaimana jika kedua induk yang mau dijodohkan bukan pasangan ngecas?

“Ya, butuh masa pengenalan selama beberapa hari. Biasanya, kedua calon induk dimasukkan dalam sangkar terpisah, kemudian kedua sangkar ditempelkan atau didekatkan setiap saat dengan tujuan agar keduanya saling mengenal,” tutur Om Iwan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel